Saya sebenarnya sudah bikin janji dengan dosen pembimbing Kerja Proyek saya pada pukul 9. Cuma yah dasarnya saya kebo *doyan tidur, daripada membajak sawah* saya akhirnya bangun kesiangan dan telat. Partner KP saya, Si Ajeng, panik sms saya terus menerus.
"Sel, lo di mana?buruan, presentasi nih, gw gak ngerti, gak siap" *doeng!setengah kaget, dalam hati saya bergumam : Lo pikir gw siap?!
"Gw masih di jalan.Keretanya ngaret ni.AAARRRG!"
Meeeh. Saya ikutan panik. Baru tau kalo pertemuan hari ini disertai dengan presentasi. Saya pikir cuma asistensi biasa, share, dan tanya jawab. Beneran gak nyangka musti presentasi. Senior pun gak pernah ada yang sebelumnya memberi info. *sigh*
Sampai di stasiun kampus (hebat ya kampus saya punya stasiun) saya berlari kecil menuju pangkalan ojek. "Bang!Poltek!" dan ojek pun melaju. Agak menyesal harus naik ojek. Buang2 duit. Tapi saya pikir itu konsekuensi yang harus ditempuh karena saya hobi tidur. Bahkan pernah suatu hari saya bolos kuliah lantaran ngantuk bukan main. Sampai teman sekelas, nenes, sms saya.
"Sel, lo di mana? Dosennya udah dateng"
"Gw gak kuliah, Nes.Gak mood"
HAHA. Dengan gaya sok cool dan sok anak orang kaya, saya membalas sms begitu. Lalu, nenes, pribadi yang memang relijius dan rajin, membalas sms saya lagi dengan nasihat2 dan kata2 pembangun spirit. Hohohoho. Ampuuun.
Jam 10 teng saya baru tiba di kelas. Sedikit misuh2 kenapa fakultas saya ada di ujung beruk yang mengakibatkan saya harus naik ojek dan kehilangan ongkos 7rb rupiah. Hhh.
Sampai di kelas, saya lihat dari pintu berkaca, Dimas sedang presentasi. Saya masuk kelas lengkap dengan style gembel, muka innocent, senyum manis, dan rambut tergerai kayak pengamen gak keramas 2 minggu. Lalu, menghampiri Ajeng dengan wajah paniknya.
Saya hempaskan ransel saya yang segede gaban, tarik napas, dan mulai ngotak ngatik materi yang akan dipresentasikan. Padahal apa yang akan disajikan masih 70% siap. Tapi dengan modal cuap2, bisa lah jadi terkesan 90% siap. Hohohoho. Gak berapa lama Dimas selesai presentasi, saya dan Ajeng menekatkan diri untuk segera maju padahal gak siap. Prinsip kami : semua ini harus diakhiri sesegera mungkin!
Saya yang terkenal spontan (baca:kepepet) enjoy2 saja menyampaikan materi. Bu Dosen sedikit bertanya, saya banyak berkelit. Itulah ilmu ngeles. :p
Tak terasa, presentasi kami selesai. Durasi 10 menit yang mendebarkan. Setelah membahas ini itu, kuliah selesai. Jam 11 saya sudah enyah dari kampus. Ya, cuma sejam saya berada di kampus. Niat saya pengen nimbrung rekrutmen GT di halim, tapi mengingat saya ketinggalan bikun dan baru dapet bikun jam 12, alhasil gak jadi ke halim. Ogah juga pulang ke rumah. Maka, saya ke toko buku.
Lumayan terik Depok siang itu. Jelas karena matahari tepat berada di atas kepala. Sampai di toko buku, saya linglung. Gak tau mau ngapain. Akhirnya gaje gak jelas liyat2 konter 'teknik sipil' cari bahan kuliah (sok-sokan aja sih sebenarnya :p), buku2 tentang internet, komputer, novel, sampai ke konter 'agama'.
Dan setelah baca2 sedikit, saya keinget pengen main ke konter 'traveling' atas saran mas zam, blogger idola saya, hehehehe. Di konter yang letaknya paling ujung itu, buku2 yang tersedia gak terlalu banyak seperti konter komik yang mencapai puluhan rak. Hanya ada 1 rak mini, di sudut pula. Bah! Mana buku yang didisplay juga gak rapi dan kurang variatif. Maksud hati sih pengen liyat buku rekomendasi (lagi-lagi) Mas Zamroni yang judulnya Lonely Planet, tapi gak ada. Saya kepincut buku travel ke kepulauan riau. Harga lumayan mahal, nguras dompet banget, tapi gak nyesel toh kan demi pengetahuan juga. :-D
3 jam saya ngubek2 toko buku itu. Karena capek dan kebelet pengen buang hajat, saya memutuskan untuk pulang. 3 jam dapet Buku Kepri dan The Naked Traveler. *Weleh, njadul lan katro bener saya baru baca edisi 1, padahal bukunya udah terbit dari 3 tahun lalu (doh)* tapi gak papalah, gak ada kata telat untuk belajar. Hehehehe <<< penerapan ilmu ngeles.
Oh ya, baru pertama kali ini juga saya ke toko buku tapi gak menyentuh konter komik sama sekali. Saya juga heran. Hm, mungkin ini tanda2, saya berubah orientasi? Hahahaha!
See you, guys! Happy weekend!
Showing posts with label Tentang Saya. Show all posts
Showing posts with label Tentang Saya. Show all posts
Friday, August 20, 2010
Wednesday, August 11, 2010
Salah Kostum
Sejak 2 hari lalu, tahun ajaran baru di kampus saya telah dimulai. Berbagai ospek baik yang resmi atau semi ilegal digelar. Nah, kebetulan saya menjadi panitia menjabat di divisi komdis dalam ospek jurusan.
Ada ketentuan khusus dalam mengikuti ospek ini. Di mana cara-cara konvensional masih diterapkan, seperti ; nametag aneh, topi aneh, barang bawaan berupa teka-teki kata. Tradisi minta tanda tangan senior juga masih bertahan.
Senior yang baru kelar sidang tugas akhir ikut-ikutan bikin rusuh *padahal gak diajak*
Namun, ada 1 tradisi yang bikin saya sedikit males ke mana-mana di kampus. Setiap mahasiswa baru (maba), selama seminggu wajib memakai pakaiam seragam atasan putih dan bawahan hitam. Nah, masalahnya adalah : saya hari ini pakai baju tersebut *tanpa sadar*
Saya baru ngeh bahwa saya tidak seharusnya pakai seragam itu di minggu ini ketika ada 1 maba yang menyapa saya
"eh, lo konstruksi gedung atau konstruksi sipil?"
Saya, mahasiswi tingkat akhir yang kaget mendapat pertanyaan seperti itu, cuma bilang "apaan sih maksud lo?" *polos*
Mungkin, karena mendapat respon aneh tersebut, si maba tersebut langsung melengos pergi meninggalkan saya. Sedangkan saya sendiri cuek melenggang menuju kelas sambil sibuk membodoh-bodohi diri lantaran salah kostum.
Sampai di kelas, saya langsung 'pamer' kalau saya saltum. (bahkan pas ketemu orang yang saya kenal di koridor kampus, saya sesumbar "eh, masa' tadi gw dikira maba!ih, dodol banget !" <--- saking gak ada yang bisa dibanggain
Seusai mata kuliah pertama di hari itu, adik kelas tingkat 2 datang untuk memperkenalkan adik kelas tingkat 1 kepada mahasiswa/i di kelas saya *tingkat 3* dan jeng!jeng!ternyata ada maba yang tadi nyapa saya dan mengira saya maba juga. Saya rasa dia malu, bahwa ternyata perempuan anggun bak bidadari yang tadi pagi bertemunya ternyata kakak kelasnya. HAHAHAHA. Rasakan!
Seru juga sih sukses mengelabuhi maba. Sukses juga dikira maba. *selain karena wajah saya memang bebifes*
Pesan buat maba : besok-besok, minta tunjukin kartu identitas kepada siapapun yang kamu tanya. Sekalipun dia pakai seragam seperti kamu, bukan berarti dia berasal dari kaummu.
Sekian,
salam ketawa-ketiwi
Ada ketentuan khusus dalam mengikuti ospek ini. Di mana cara-cara konvensional masih diterapkan, seperti ; nametag aneh, topi aneh, barang bawaan berupa teka-teki kata. Tradisi minta tanda tangan senior juga masih bertahan.
Senior yang baru kelar sidang tugas akhir ikut-ikutan bikin rusuh *padahal gak diajak*
Namun, ada 1 tradisi yang bikin saya sedikit males ke mana-mana di kampus. Setiap mahasiswa baru (maba), selama seminggu wajib memakai pakaiam seragam atasan putih dan bawahan hitam. Nah, masalahnya adalah : saya hari ini pakai baju tersebut *tanpa sadar*
Saya baru ngeh bahwa saya tidak seharusnya pakai seragam itu di minggu ini ketika ada 1 maba yang menyapa saya
"eh, lo konstruksi gedung atau konstruksi sipil?"
Saya, mahasiswi tingkat akhir yang kaget mendapat pertanyaan seperti itu, cuma bilang "apaan sih maksud lo?" *polos*
Mungkin, karena mendapat respon aneh tersebut, si maba tersebut langsung melengos pergi meninggalkan saya. Sedangkan saya sendiri cuek melenggang menuju kelas sambil sibuk membodoh-bodohi diri lantaran salah kostum.
Sampai di kelas, saya langsung 'pamer' kalau saya saltum. (bahkan pas ketemu orang yang saya kenal di koridor kampus, saya sesumbar "eh, masa' tadi gw dikira maba!ih, dodol banget !" <--- saking gak ada yang bisa dibanggain
Seusai mata kuliah pertama di hari itu, adik kelas tingkat 2 datang untuk memperkenalkan adik kelas tingkat 1 kepada mahasiswa/i di kelas saya *tingkat 3* dan jeng!jeng!ternyata ada maba yang tadi nyapa saya dan mengira saya maba juga. Saya rasa dia malu, bahwa ternyata perempuan anggun bak bidadari yang tadi pagi bertemunya ternyata kakak kelasnya. HAHAHAHA. Rasakan!
Seru juga sih sukses mengelabuhi maba. Sukses juga dikira maba. *selain karena wajah saya memang bebifes*
Pesan buat maba : besok-besok, minta tunjukin kartu identitas kepada siapapun yang kamu tanya. Sekalipun dia pakai seragam seperti kamu, bukan berarti dia berasal dari kaummu.
Sekian,
salam ketawa-ketiwi
Tuesday, October 14, 2008
Molor Everywhere
Hobby saya banyak. Semua hal saya suka, mulai dari renang, naik sepeda, jalan-jalan ke mall, main ke GT, organisasi, nongkrong, dsb. Yang paling saya sering lakuin adalah TIDUR.
Oke, saya tau sebagai manusia normal harusnya tidur bukan hobby karena memang semua manusia ngelakuinnya. Yah sama aja kayak napas.
Tapi buat saya, tidur bisa jadi hobby karena seringnya menggunakan waktu luang untuk tidur. Sehari aja, saya bisa tidur 5-6x. Itu hari normal. Kalo hari libur paling cuma 3x tapi dengan jangka waktu yang lama. Yang paling parah sih saya pernah tidur dari jam 5 sore ampe jam 11 siang. Susah emang kalo punya jiwa kebo. -_-
saya tidur di mana-mana. Di kereta, di kelas, di bus, di teras rumah, sambil pup kadang tidur, dan di rumah. Di mana aja saya merasa ngantuk, saya tidur. Ya pasti lah, masa' ngantuk makan. Ga nyambung. Hehe.
Saking pengalamannya saya dalam tidur2an, saya bisa tidur di kereta-diri-ga pegangan! Rekor,cuy!
Tapi bisa ditebak lha apa yang terjadi kemudian kalo saya ngelakuin 'tidur diri ga pegangan' itu? Iye. Saya jatoh deh. (tak luput dilayangkan pandangan aneh dari penumpang di gerbong tersebut)
Prestasi saya lainnya yaitu ga takut tidur meskipun ada guru ato dosen yang lagi cuap2 di depan kelas. Kalo dulu waktu SMA saya tidur di kolong meja. Beruntung tempat duduk saya ada di pojok belakang. Makin kena lah guru2 saya kadalin. Wkwkwk. Maap bu.
Paling sering saya tidur pas pelajaran kimia, fisika, bahasa.. Madesu wanna be deh ..
Jam istirahat bukannya makan malah tidur. Pas pergantian jam pelajaran, cewek2 normal pasti ke toilet, saya tidur. Sedap banget deh pokoknya.
Sampai-sampai nenek saya punya julukan 'kebo' dan 'kuda lumping' buat saya. Kenapa kebo? Karena saya susah untuk 'digugah' atau dibangunin pas lagi tidur. Kenapa kuda lumping? Karena tempat tidur selalu sukses saya berantakin hasil dari gaya tidur saya yang mirip gaya silat.
Sampai sekarang pun saya masih hobi tidur (dan makan). Selama tidur itu halal, saya rasa hobi yang satu ini akan long lasting, hehe...
Salam molor. Tidur itu indah :-D
Oke, saya tau sebagai manusia normal harusnya tidur bukan hobby karena memang semua manusia ngelakuinnya. Yah sama aja kayak napas.
Tapi buat saya, tidur bisa jadi hobby karena seringnya menggunakan waktu luang untuk tidur. Sehari aja, saya bisa tidur 5-6x. Itu hari normal. Kalo hari libur paling cuma 3x tapi dengan jangka waktu yang lama. Yang paling parah sih saya pernah tidur dari jam 5 sore ampe jam 11 siang. Susah emang kalo punya jiwa kebo. -_-
saya tidur di mana-mana. Di kereta, di kelas, di bus, di teras rumah, sambil pup kadang tidur, dan di rumah. Di mana aja saya merasa ngantuk, saya tidur. Ya pasti lah, masa' ngantuk makan. Ga nyambung. Hehe.
Saking pengalamannya saya dalam tidur2an, saya bisa tidur di kereta-diri-ga pegangan! Rekor,cuy!
Tapi bisa ditebak lha apa yang terjadi kemudian kalo saya ngelakuin 'tidur diri ga pegangan' itu? Iye. Saya jatoh deh. (tak luput dilayangkan pandangan aneh dari penumpang di gerbong tersebut)
Prestasi saya lainnya yaitu ga takut tidur meskipun ada guru ato dosen yang lagi cuap2 di depan kelas. Kalo dulu waktu SMA saya tidur di kolong meja. Beruntung tempat duduk saya ada di pojok belakang. Makin kena lah guru2 saya kadalin. Wkwkwk. Maap bu.
Paling sering saya tidur pas pelajaran kimia, fisika, bahasa.. Madesu wanna be deh ..
Jam istirahat bukannya makan malah tidur. Pas pergantian jam pelajaran, cewek2 normal pasti ke toilet, saya tidur. Sedap banget deh pokoknya.
Sampai-sampai nenek saya punya julukan 'kebo' dan 'kuda lumping' buat saya. Kenapa kebo? Karena saya susah untuk 'digugah' atau dibangunin pas lagi tidur. Kenapa kuda lumping? Karena tempat tidur selalu sukses saya berantakin hasil dari gaya tidur saya yang mirip gaya silat.
Sampai sekarang pun saya masih hobi tidur (dan makan). Selama tidur itu halal, saya rasa hobi yang satu ini akan long lasting, hehe...
Salam molor. Tidur itu indah :-D
Thursday, August 7, 2008
Cewek Apa Bukan?
banyak banget yang bilang gw aneh. dari jaman SMP tepatnya bakat itu udah mulai menonjol. well, dengan tidak mngurangi rasa hormat gw mo bilang...gw itu tomboy. ancur banget penampilannya. suka banget pake kaos item dibalik seragam batik gw. kadang pake kaos kaki, kadang ga. lebih sering sih ga. pernah waktu itu pake kaos kaki tapi gw pendekin kaos kakinya sedemikian rupa sehingga betis gw keliyatan. asumsi gw, orang2 pasti kagum ngeliyatnya. soalnya bak pemain sepakbola aja aku ini. ternyata, orang berkehendak lain. sangat lain.
"buset, itu betis abis dipake buat narik becak yak?"
setelah itu, dia diem. iyalah, abis gw injek kakinya sampe cantengan.
sering banget gw ngikutin gaya temen2 gw yg cowok. misalnya, suka buka kancing lebih dari 1. ga masalah karena toh gw kan pake daleman kaos. ga pernah bawa tempat pensil. cukup 1 biji pulpen aja yg ada di tas gw. simpel kan? kalo butuh tip-eks, penggaris, penghapus, ya tinggal pinjem aja. atao kalo ada guru yg suka sirik dengan melarang gw minjem, terpaksa beli dadakan di koperasi. duit buat beli juga minjem sih. (teteup). kadang2 minta juga.
kebiasaan itu berlanjut sampe SMA. satu2nya rok yg gw punya ya cuma rok sekolah aja. ga suka baju bunga2 ato sendal bunga2. emangnya gw kupu2. gw kan kumbang2 di taman.
padahal gw sih hidup normal kyk cewek pd umumnya, tp kenapa yak gw sering dibilang kyk cowok. kalo diliyat dari muka sih emang iya. T_T.
jangan2 gara2 gw cuek, ga sesensitif wanita. ih, ogah banget dah. kalo kyk gitu ngapain idup? main sinetron aja sono. haha! full of drama. gw juga jarang banget ngmgin cowok. sempet sakit hati dibilang lesbi. padahal kan gw biseksual. haiyah! YA ENGGAKLAH!
yg bener yah karena gw cuma punya satu gebetan selama 3 tahun sekolah di SMA. jadinya juga ngapain ngmgin cowok mulu. mending ngmgin fisika. itu juga karena dikit lagi mang mo ujian.
cewek2 normal yg gw kenal menurut gw bukan normal namanya tapi lenje. centil gitu lha. sok imut. dari cara ngmgnya yg dibikin2 melebihi rasa risih gw sama cinta laura. ke mana2 bawa dompet bergambar hello kitty, kalo pake seragam sekolah.. behanya ke mana2. bangga banget pake beha warna-warni. untungya ga ada yg fans persija. bisa2 pake beha warna oren dengan motif macan pula. kaco.
dipanggil 'mas' ato 'bang' udah biasa buat kuping gw. sialnya kalo lagi ada seminar tentang kanker rahim ato menstruasi, gw selalu dikunci di dalem kelas ma temen2 cowok gw.
"lo kan cowok sel. ngapain lo ikut seminar2 kyk gitu?"
setelah gw tonjok mereka, baru dah gw dilepasin. (burung kale dilepasin).
terakhir kemaren gw ketemu temen2 SMA gw. nak2 rohis lha. ngajakin maen bola. gila kali yak. gw udah capek2 ngebentuk imej jd cewek malah diajak main bola.
yang paling gw takutin adalah gebetan gw. mo ampe tahun berapapun kalo gw ga berubah jadi agak cewek, kyknya susah bikin dia ngelirik gw. hoho. sampe detik ini pun gw berjuang supaya bisa jadi lebih cewek baik sikap mopun penampilan tapi tetep be urself donk!
whuahahaha!
"buset, itu betis abis dipake buat narik becak yak?"
setelah itu, dia diem. iyalah, abis gw injek kakinya sampe cantengan.
sering banget gw ngikutin gaya temen2 gw yg cowok. misalnya, suka buka kancing lebih dari 1. ga masalah karena toh gw kan pake daleman kaos. ga pernah bawa tempat pensil. cukup 1 biji pulpen aja yg ada di tas gw. simpel kan? kalo butuh tip-eks, penggaris, penghapus, ya tinggal pinjem aja. atao kalo ada guru yg suka sirik dengan melarang gw minjem, terpaksa beli dadakan di koperasi. duit buat beli juga minjem sih. (teteup). kadang2 minta juga.
kebiasaan itu berlanjut sampe SMA. satu2nya rok yg gw punya ya cuma rok sekolah aja. ga suka baju bunga2 ato sendal bunga2. emangnya gw kupu2. gw kan kumbang2 di taman.
padahal gw sih hidup normal kyk cewek pd umumnya, tp kenapa yak gw sering dibilang kyk cowok. kalo diliyat dari muka sih emang iya. T_T.
jangan2 gara2 gw cuek, ga sesensitif wanita. ih, ogah banget dah. kalo kyk gitu ngapain idup? main sinetron aja sono. haha! full of drama. gw juga jarang banget ngmgin cowok. sempet sakit hati dibilang lesbi. padahal kan gw biseksual. haiyah! YA ENGGAKLAH!
yg bener yah karena gw cuma punya satu gebetan selama 3 tahun sekolah di SMA. jadinya juga ngapain ngmgin cowok mulu. mending ngmgin fisika. itu juga karena dikit lagi mang mo ujian.
cewek2 normal yg gw kenal menurut gw bukan normal namanya tapi lenje. centil gitu lha. sok imut. dari cara ngmgnya yg dibikin2 melebihi rasa risih gw sama cinta laura. ke mana2 bawa dompet bergambar hello kitty, kalo pake seragam sekolah.. behanya ke mana2. bangga banget pake beha warna-warni. untungya ga ada yg fans persija. bisa2 pake beha warna oren dengan motif macan pula. kaco.
dipanggil 'mas' ato 'bang' udah biasa buat kuping gw. sialnya kalo lagi ada seminar tentang kanker rahim ato menstruasi, gw selalu dikunci di dalem kelas ma temen2 cowok gw.
"lo kan cowok sel. ngapain lo ikut seminar2 kyk gitu?"
setelah gw tonjok mereka, baru dah gw dilepasin. (burung kale dilepasin).
terakhir kemaren gw ketemu temen2 SMA gw. nak2 rohis lha. ngajakin maen bola. gila kali yak. gw udah capek2 ngebentuk imej jd cewek malah diajak main bola.
yang paling gw takutin adalah gebetan gw. mo ampe tahun berapapun kalo gw ga berubah jadi agak cewek, kyknya susah bikin dia ngelirik gw. hoho. sampe detik ini pun gw berjuang supaya bisa jadi lebih cewek baik sikap mopun penampilan tapi tetep be urself donk!
whuahahaha!
Sunday, August 3, 2008
Semoga Ga Kapok
tanggal 2 kemaren, dewi--temen esde gw--nikah. gw dateng barengan muammar, lia, ines. ini pertama kalinya gw kondangan. agak aneh juga rasanya. ya bayangin aja, di saat gw masih sibuk nyari2 kuliah, eh malah temen gw sibuk nyari2 tempat honeymoon. kaco dah.
pas dateng, gw langsung tandatangan di buku tamu. ya iyalah, masa di tembok pelaminan. dapet souvenir kipas angin. bukan. bukan kipas angin listrik ataupun kipas tukang sate. melainkan kipas ibu2 pejabat. tau kan bentuknya?
abis ambil makanan dengan muka tanpa dosa (jelas2 porsi makannya kayak kuli abis macul), kita berempat langsung cari kursi buat lomba joget bangku. ya gak lah. ya nyari kursi buat duduk.
yang paling parah makannya sih muammar. dia kk kelas gw waktu esde. terkenal pinter, pendiem, dan lumayan cakep. tapi pas kenal lebih jauh ternyata nih orang brutal juga. abis makan dengan porsi kul, dia masih ngelongok2 ke area prasmanan. niatnya sih pengen ambil es krim sama buah. ga afdhol kalo ke resepsi ga nyobain semua makannannya. gw rasa itu prinsipnya. dan prinsip gw juga tentunya. hehe.
akhirnya, gw nyuruh muammar ngambil makanan itu buat kita bertiga. mengingat dia cowok kan. masa iya tiga cewek seksi ini yang ngambil kan ga mungkin. bisa mengundang wartawan takutnya.
then, karena ga ada yang berani malu buat ambil makanan, kita ga jadi makan itu semua. ga juga langsung balik. kita ngobrol segala hal--terutama tntg jaman esde dulu--lama banget. malah tamu yang tadi barengan kita dateng, udah pada pulang, berganti tamu lainnya. begitu seterusnya sampe 3 puteran kalo ga salah.
dari mulai ngeledekin si dewi yang pastinya udah ngerasain malam pertama, sampe cerita tentang jaman esde yg waktu itu jamannya main jodoh2an. sebenernya sih mereka bertiga itu kk kelas gw. cuman karena waktu esde gw termasuk famous, jadinya yah asik aja ngobrol ma mereka. (apa gwnya ya yg sok akrab?). padahal dari jaman esde gw ga pernah sekalipun ngmg ma muammar. cuman kenal nama ma muka doank.
lanjut,
setelah cerita panjang lebar, kita mutusin buat pulang. itu juga setelah beberapa orang ngeliyatin kita mulu karena kita ga pulang2.
ide gila muncul dari gw kali ini. kita sepakat buat pulang lewat pintu yang beda dari pas kita dateng tadi. kenapa? karena pintu pulang ini strategis banget buat ambil es krim dan buah yg bikin nyali kita penasaran. pertama2 kita salaman dulu sama pengantennya. terus, bukannya belok ke pintu pas kita dtg td, kita malah ke tempat makanan lagi. persis kyk yg td kita lakuin pas baru dateng. malah ada yg ngomong, "mbak, pintu pulang lewat situ..."
kita yg sok2 ga denger malah asik2 ambil piring kertas dan kita isi dengan apa yg kita mau. gyahaha!
merasa menang, kita balik. sambil cekikikan. ancur deh.
di jalan, orang2 ngeliyatin kita yg norak. pulang resepsi bawa oleh2. gw berharap, orang2 yg tadi ngeliyat kita ga mikir untuk kapok ngundang kita. hwehwe.
pas dateng, gw langsung tandatangan di buku tamu. ya iyalah, masa di tembok pelaminan. dapet souvenir kipas angin. bukan. bukan kipas angin listrik ataupun kipas tukang sate. melainkan kipas ibu2 pejabat. tau kan bentuknya?
abis ambil makanan dengan muka tanpa dosa (jelas2 porsi makannya kayak kuli abis macul), kita berempat langsung cari kursi buat lomba joget bangku. ya gak lah. ya nyari kursi buat duduk.
yang paling parah makannya sih muammar. dia kk kelas gw waktu esde. terkenal pinter, pendiem, dan lumayan cakep. tapi pas kenal lebih jauh ternyata nih orang brutal juga. abis makan dengan porsi kul, dia masih ngelongok2 ke area prasmanan. niatnya sih pengen ambil es krim sama buah. ga afdhol kalo ke resepsi ga nyobain semua makannannya. gw rasa itu prinsipnya. dan prinsip gw juga tentunya. hehe.
akhirnya, gw nyuruh muammar ngambil makanan itu buat kita bertiga. mengingat dia cowok kan. masa iya tiga cewek seksi ini yang ngambil kan ga mungkin. bisa mengundang wartawan takutnya.
then, karena ga ada yang berani malu buat ambil makanan, kita ga jadi makan itu semua. ga juga langsung balik. kita ngobrol segala hal--terutama tntg jaman esde dulu--lama banget. malah tamu yang tadi barengan kita dateng, udah pada pulang, berganti tamu lainnya. begitu seterusnya sampe 3 puteran kalo ga salah.
dari mulai ngeledekin si dewi yang pastinya udah ngerasain malam pertama, sampe cerita tentang jaman esde yg waktu itu jamannya main jodoh2an. sebenernya sih mereka bertiga itu kk kelas gw. cuman karena waktu esde gw termasuk famous, jadinya yah asik aja ngobrol ma mereka. (apa gwnya ya yg sok akrab?). padahal dari jaman esde gw ga pernah sekalipun ngmg ma muammar. cuman kenal nama ma muka doank.
lanjut,
setelah cerita panjang lebar, kita mutusin buat pulang. itu juga setelah beberapa orang ngeliyatin kita mulu karena kita ga pulang2.
ide gila muncul dari gw kali ini. kita sepakat buat pulang lewat pintu yang beda dari pas kita dateng tadi. kenapa? karena pintu pulang ini strategis banget buat ambil es krim dan buah yg bikin nyali kita penasaran. pertama2 kita salaman dulu sama pengantennya. terus, bukannya belok ke pintu pas kita dtg td, kita malah ke tempat makanan lagi. persis kyk yg td kita lakuin pas baru dateng. malah ada yg ngomong, "mbak, pintu pulang lewat situ..."
kita yg sok2 ga denger malah asik2 ambil piring kertas dan kita isi dengan apa yg kita mau. gyahaha!
merasa menang, kita balik. sambil cekikikan. ancur deh.
di jalan, orang2 ngeliyatin kita yg norak. pulang resepsi bawa oleh2. gw berharap, orang2 yg tadi ngeliyat kita ga mikir untuk kapok ngundang kita. hwehwe.
Thursday, July 31, 2008
Penyakit Ini Bikin Gw Makin "Sakit"
udah 3 hari gw sakit. sakit sariawan sih tepatnya. buat sebagian orang, mungkin sariawan itu penyakit yang wajar dan biasa aja. tapi ga buat gw. buat gw, sariawan adalah penghambat gw dalam melakukan berbagai aktivitas yang gw sukai, seperti makan, tidur, dan sebagainya. meskipun namanya cantik--sari--rasanya amat sangat perih. apalagi kalo lo setiap hari cipokan, makan beling, dan makan kulit duren.
bayangin aja donk, gw pernah seharian ga makan gara2 sariawan. dengan ini, gw berharap bisa kurus. ternyata yang ada malah cacingan. gw gatau apa sebabnya gw sariawan. padahal gw udah jarang ngemut kawat. kata bokap gw sih kebanyakan minum es. iya sih. apalagi kalo 2 ember esnya. bangun tidur aja gw langsung minum es. tapi, sebagai anak yang mandiri dan pencinta makanan, gw ga mau disalahin gitu aja.
alhasil, gara2 sariawan gw yang datangnya tiba2 itu--kyk cinta aja--,gw jadi punya masalah ma mulut. meskipun dari dulu gw emng udah bau mulut. hehe. ga denk.
gw kalo tidur jadi ngeces. beneran. ini mungkin gara2 mulut gw yang perih kalo dirapetin. (lho bukannya emang ga bisa rapet yah mulutnya?). jadinya gw tidur setengah mangap dan jatuhlah air persembahan dewa itu.
terus, gw sering banget mendesah. iye, gw tw ini bener2 napsuin. abis gimana donk, perih banget. saking keseringan mendesah dan takut bikin tukang bubur di sebelah rumah gw terangsang, gw ubah desahan gw dengan mendesis. biarin deh mo mirip uler kek. palingan kalo gini yang napsu cicak doank.
dah gitu, kalo lagi tidur siang, gw suka bangun tiba2. gara2 adek gw yang umurnya belom genep 3 tahun iseng banget megang2 sariawan gw. gw ga tau apakah bentuk sariawan gw ini mirip tombol PS sehingga adek gw demen banget megang2? kayaknya ga deh. bisa bayangin ga sih rasanya?
gw ga bisa ngukur berapa diameter sariawan gw ini. ya, iyalah. siapa juga yang mo rajin ngukur2. yang jelas, lumayan gede. dan sekarang tumbuh lagi jadi 2 buah. makin parah. dan begonya, gw ga mau berobat apalagi minum obat. gw diemin aja mpe sembuh sendiri. prinsip gw, penyakit itu datangnya dari ALLAH dan sembuhnya juga karena ALLAH. jiyah...sok2 relijiyus gitu.
dan otomatis, minggu ini minggu ngomong irit buat gw. doain yah moga cepet sembuh.
bayangin aja donk, gw pernah seharian ga makan gara2 sariawan. dengan ini, gw berharap bisa kurus. ternyata yang ada malah cacingan. gw gatau apa sebabnya gw sariawan. padahal gw udah jarang ngemut kawat. kata bokap gw sih kebanyakan minum es. iya sih. apalagi kalo 2 ember esnya. bangun tidur aja gw langsung minum es. tapi, sebagai anak yang mandiri dan pencinta makanan, gw ga mau disalahin gitu aja.
alhasil, gara2 sariawan gw yang datangnya tiba2 itu--kyk cinta aja--,gw jadi punya masalah ma mulut. meskipun dari dulu gw emng udah bau mulut. hehe. ga denk.
gw kalo tidur jadi ngeces. beneran. ini mungkin gara2 mulut gw yang perih kalo dirapetin. (lho bukannya emang ga bisa rapet yah mulutnya?). jadinya gw tidur setengah mangap dan jatuhlah air persembahan dewa itu.
terus, gw sering banget mendesah. iye, gw tw ini bener2 napsuin. abis gimana donk, perih banget. saking keseringan mendesah dan takut bikin tukang bubur di sebelah rumah gw terangsang, gw ubah desahan gw dengan mendesis. biarin deh mo mirip uler kek. palingan kalo gini yang napsu cicak doank.
dah gitu, kalo lagi tidur siang, gw suka bangun tiba2. gara2 adek gw yang umurnya belom genep 3 tahun iseng banget megang2 sariawan gw. gw ga tau apakah bentuk sariawan gw ini mirip tombol PS sehingga adek gw demen banget megang2? kayaknya ga deh. bisa bayangin ga sih rasanya?
gw ga bisa ngukur berapa diameter sariawan gw ini. ya, iyalah. siapa juga yang mo rajin ngukur2. yang jelas, lumayan gede. dan sekarang tumbuh lagi jadi 2 buah. makin parah. dan begonya, gw ga mau berobat apalagi minum obat. gw diemin aja mpe sembuh sendiri. prinsip gw, penyakit itu datangnya dari ALLAH dan sembuhnya juga karena ALLAH. jiyah...sok2 relijiyus gitu.
dan otomatis, minggu ini minggu ngomong irit buat gw. doain yah moga cepet sembuh.
Tuesday, July 29, 2008
Ujan Gembel
diliyat dari judulnya aja sih bukan berarti gw diujanin sama gembel. sama sekali ga.
entah kenapa kayaknya minggu ini adalah minggu sial buat gw. gw keujanan. semua barang2 gw basah. (barang2 yang mana nih?). padahal bis GT hari minggu itu gw sengaja pulang cepet. rencananya sih mo beli masker rider. maksudnya, masker. buat muka, bukan buat dengkul gw. tapi, apa daya. ujan ga bisa diajak kompromi dan cuaca tidak bersahabat. pas di bus, baru aja nyampe di Plangi, mendung udah mulai ngajak. ngajak apa? ngajak ujan buat turun ke bumi.
bener aja. ga berapa lama, ujan turun. gw masih di bus. geleng2 kepala mikirin gimana nanti gw keujanan, kena aer ujan, terus jadi putri duyung. hufh.
nyampe di tujuan, gw langsung ngibrit nyebrang jembatan penyebrangan yang fungsinya emang buat nyebrang bagi orang2 yang mo nyebrang. untungnya itu jembatan ada penutup atasnya, jadi gw ga terlalu kebasahan. sesampainya gw di ujung jembatan, gw diem bentar. ga ngibrit lagi, buat mikir apakah gw bakal menerjang ujan ato gw nunggu ujan berenti yang artinya gw musti nunggu ampe malem mungkin.
oke, gw pilih opsi pertama. gw menerjang ujan. itu sih kata ninja hattori. tapi, buat orang2 tertentu kyk gw gini, bahasa yang paling cocok adalah UJAN2AN. atau MANDI UJAN.
akhirnya gw bertekad buat basah2an. meskipun emang ga lebih baik daripada nunggu ujan berenti, setidaknya gw bisa nyampe rumah lebih cepet. soalnya, gw udah pernah parno nunggu ujan berenti.
waktu itu malem2. biasa, abis jual diri,eh, salah. abis dari GT. sekitar jam 10-an. kayaknya emang gw udah dapet kutukan kali ya dari bokap-nyokap gw gara2 gw pulang malem. keadaan gw saat itu lagi ga memungkinkan banget buat selamat dari ujan. gada pulsa, ga bawa payung, ujan deres banget, beyceyk, aer di mana2. entah kenapa saat itu ga terpikir buat ujan2an.
dan minggu kemarin, kutukan dari bokap-nyokap gw dateng lagi kyknya. hape gw lowbatt, ga bawa payung (kalo ini sih emang gwnya ga punya modal buat beli payung), mana isi tas gw barang2 elektronk semua pula. gila kali ye, padahal gw ga punya toko di glodok. ini ke-tiga kalinya gw bermasalah sama ujan.
pertama, yang gw kena kutukan malem2.
kedua, pas pulang sekolah, gw terpaksa ngelewatin daerah banjir yang kanan-kirinya banyak si kuning mengambang. (sumpah, cukup sekali deh).
ketiga...yah hari minggu itu...
ini...yang lagi gw bahas...
lanjut,
gw lagi2 melewati daerah banjir, sama kyk yang gw maksud di tulisan atas itu. untungnya kali ini, kalinya belum mebludak isinya. jadi belom ada...yeah... u know lha...
bener2 deres ujannya. singkatnya, gw nyampe rumah. sebelumnya, gw lari2an biar cepet2 nyampe rumah.
pas nyampe di rumah, gw cek isi tas gw. semua basah. sepatu gw rembes gitu deh. baunya ga karu2an. adek laki-laki gw yg umurnya belum genap 3 tahun, i'am, malah nyukur2in gw yang keujanan. sableng itu anak.
"mang enak keujanan! lagian sih ngelayap mulu". sumpah, gw gatau siapa yang ngedidik dia ngmg kyk gitu. meskipun gw tau emang kadang2 dia suka main gaple sama tukang bubur kacang ijo di samping rumah gw.
partitur sedikit sobek, mp3 player gw basah...untungnya ga rusak sampe detik ini, hape selamat walopun agak lembab dikit, semua basah lah pokoknya. kyk kebunku aja gitu.
abis itu, gw ga mandi. padahal sekujur tubuh gw bener2 lepek. tapi gw lagi males mandi, apalagi keramas. dengan cueknya gw ganti baju doank terus langsung urun rembug deh sama anak2 remaja buat ngmgin masalah 17 agustus-an. tentunya setelah sebelumnya gw ngabisin minyak wangi 10 ml.
sadddaaappppp!!!
entah kenapa kayaknya minggu ini adalah minggu sial buat gw. gw keujanan. semua barang2 gw basah. (barang2 yang mana nih?). padahal bis GT hari minggu itu gw sengaja pulang cepet. rencananya sih mo beli masker rider. maksudnya, masker. buat muka, bukan buat dengkul gw. tapi, apa daya. ujan ga bisa diajak kompromi dan cuaca tidak bersahabat. pas di bus, baru aja nyampe di Plangi, mendung udah mulai ngajak. ngajak apa? ngajak ujan buat turun ke bumi.
bener aja. ga berapa lama, ujan turun. gw masih di bus. geleng2 kepala mikirin gimana nanti gw keujanan, kena aer ujan, terus jadi putri duyung. hufh.
nyampe di tujuan, gw langsung ngibrit nyebrang jembatan penyebrangan yang fungsinya emang buat nyebrang bagi orang2 yang mo nyebrang. untungnya itu jembatan ada penutup atasnya, jadi gw ga terlalu kebasahan. sesampainya gw di ujung jembatan, gw diem bentar. ga ngibrit lagi, buat mikir apakah gw bakal menerjang ujan ato gw nunggu ujan berenti yang artinya gw musti nunggu ampe malem mungkin.
oke, gw pilih opsi pertama. gw menerjang ujan. itu sih kata ninja hattori. tapi, buat orang2 tertentu kyk gw gini, bahasa yang paling cocok adalah UJAN2AN. atau MANDI UJAN.
akhirnya gw bertekad buat basah2an. meskipun emang ga lebih baik daripada nunggu ujan berenti, setidaknya gw bisa nyampe rumah lebih cepet. soalnya, gw udah pernah parno nunggu ujan berenti.
waktu itu malem2. biasa, abis jual diri,eh, salah. abis dari GT. sekitar jam 10-an. kayaknya emang gw udah dapet kutukan kali ya dari bokap-nyokap gw gara2 gw pulang malem. keadaan gw saat itu lagi ga memungkinkan banget buat selamat dari ujan. gada pulsa, ga bawa payung, ujan deres banget, beyceyk, aer di mana2. entah kenapa saat itu ga terpikir buat ujan2an.
dan minggu kemarin, kutukan dari bokap-nyokap gw dateng lagi kyknya. hape gw lowbatt, ga bawa payung (kalo ini sih emang gwnya ga punya modal buat beli payung), mana isi tas gw barang2 elektronk semua pula. gila kali ye, padahal gw ga punya toko di glodok. ini ke-tiga kalinya gw bermasalah sama ujan.
pertama, yang gw kena kutukan malem2.
kedua, pas pulang sekolah, gw terpaksa ngelewatin daerah banjir yang kanan-kirinya banyak si kuning mengambang. (sumpah, cukup sekali deh).
ketiga...yah hari minggu itu...
ini...yang lagi gw bahas...
lanjut,
gw lagi2 melewati daerah banjir, sama kyk yang gw maksud di tulisan atas itu. untungnya kali ini, kalinya belum mebludak isinya. jadi belom ada...yeah... u know lha...
bener2 deres ujannya. singkatnya, gw nyampe rumah. sebelumnya, gw lari2an biar cepet2 nyampe rumah.
pas nyampe di rumah, gw cek isi tas gw. semua basah. sepatu gw rembes gitu deh. baunya ga karu2an. adek laki-laki gw yg umurnya belum genap 3 tahun, i'am, malah nyukur2in gw yang keujanan. sableng itu anak.
"mang enak keujanan! lagian sih ngelayap mulu". sumpah, gw gatau siapa yang ngedidik dia ngmg kyk gitu. meskipun gw tau emang kadang2 dia suka main gaple sama tukang bubur kacang ijo di samping rumah gw.
partitur sedikit sobek, mp3 player gw basah...untungnya ga rusak sampe detik ini, hape selamat walopun agak lembab dikit, semua basah lah pokoknya. kyk kebunku aja gitu.
abis itu, gw ga mandi. padahal sekujur tubuh gw bener2 lepek. tapi gw lagi males mandi, apalagi keramas. dengan cueknya gw ganti baju doank terus langsung urun rembug deh sama anak2 remaja buat ngmgin masalah 17 agustus-an. tentunya setelah sebelumnya gw ngabisin minyak wangi 10 ml.
sadddaaappppp!!!
Sunday, July 13, 2008
Ini Pertama Kalinya Buat Gw
hari kemaren cukup melelahkan buat gw. pasalnya, sodara gw kawinan. mau ga mau gw juga jadi ikutan ribet bantuinnya. sialnya, gw kebagian jadi pagar ayu. atau lebih keren disebut beautiful gate. (eh, iya ga sih? sotoy amat gw).
kemaren aja gw bangun jam setengah 7. jam segitu mah masih pagi banget buat gw yang sering bangun tidur jam sukasukagw. damn. abis itu gw langsung jalan ke rumah bude gw yang anaknya mo nikah itu. sebelumnya, gw pasti mandi dulu donk. itu juga abis dipaksa ma nyokap. hehe.
pas nyampe sana, asemnya, belom ada siapa2. cuma baru ada mbak dista--sodara gw yang mo nikah--doank lagi dirias sama entah siapa. padahal ekspektasi gw, di sana udah ada banyak orang yang dateng terus pas ngeliyat gw dateng meraka bakal takjub ngeliyat gw yang (akhirnya) bisa bangun pagi.
singkatnya, gw didandanin. sekali lagi, DIDANDANIN. awalnya gw nolak. tapi berhubung bude gw galak dan gw bisa2 gw ga dikasih maen ke rumahnya kalo gw ga nurut,mau ga mau deh terima aja didandanin dan dikasih entah baju bodo entah baju kurung,apalah namanya, gw ga tau.
seharian itu gw musti tabah dengerin sodara2 gw,khususnya, yang ngeliyat perubahan di diri gw. tamu2 yang dateng juga ga kalah ngasih gw komen macem2. anjrit lha pokoknya. gw malah keseringan nunduk aja buat nutupin muka gw yang lebih mirip kabuki ini. biarpun begitu, gw tetep narsis foto2.
saat itu juga gw magabut. makan gaji buta. merasa ga ikhlas disuruh jadi pagar ayu. di tempat penerimaan tamu, gw malah main games atau malah dengerin mp3 sambil makanin semua hidangan di situ. di samping gw ada panggung musik yang penyanyinya bencong semua. makin bolot lah gw hari itu seharian denger lagu dari sound system. gedebag-gedebug...jedag-jeduk!!!
8 jam gw jadi pagar ayu. tanpa sedikitpun terlihat ayu. mungkin dalam hati periasnya bilang gini pas ngerias gw :
duh, bedak mahal gw abis cuma buat dempul satu orang ini doank. mana bibirnya juga lebar bikin lipstick boros deh.
giwang yang gw pake ilang satu. bajunya juga kotor gara2 noda makanan. kondenya lepas2 rambutnya, berantakan gitu. ini tanda2 gw sukses ngerusakin barang pinjeman. kain yang gw pake juga sobek depannya gara2 langkah gw yang lebar.
"aduh mbak, jalannya biasa aja kali. ga usah dibikin2 gitu." kata mbak2 periasnya.
gw ga terima lah cara jalan gw yang gemulai kayak gulai gitu dibilang dibikin2. gw balikin aja gini : dibikin2 gimana? gw kan ga biasa jalan cimit2 gini mbak!
eeehhh...sodara2 gw malah bilang : dasar batak! (gara2 muka gw muka batak. padahal setau gw muka itu ga bisa menunjukkan suku. gw kadang suka ngaca apa iya di muka gw ada danau tobanya sehingga gw dibilang batak).
banyak damn yang gw ucapkan hari itu.
kemaren aja gw bangun jam setengah 7. jam segitu mah masih pagi banget buat gw yang sering bangun tidur jam sukasukagw. damn. abis itu gw langsung jalan ke rumah bude gw yang anaknya mo nikah itu. sebelumnya, gw pasti mandi dulu donk. itu juga abis dipaksa ma nyokap. hehe.
pas nyampe sana, asemnya, belom ada siapa2. cuma baru ada mbak dista--sodara gw yang mo nikah--doank lagi dirias sama entah siapa. padahal ekspektasi gw, di sana udah ada banyak orang yang dateng terus pas ngeliyat gw dateng meraka bakal takjub ngeliyat gw yang (akhirnya) bisa bangun pagi.
singkatnya, gw didandanin. sekali lagi, DIDANDANIN. awalnya gw nolak. tapi berhubung bude gw galak dan gw bisa2 gw ga dikasih maen ke rumahnya kalo gw ga nurut,mau ga mau deh terima aja didandanin dan dikasih entah baju bodo entah baju kurung,apalah namanya, gw ga tau.
seharian itu gw musti tabah dengerin sodara2 gw,khususnya, yang ngeliyat perubahan di diri gw. tamu2 yang dateng juga ga kalah ngasih gw komen macem2. anjrit lha pokoknya. gw malah keseringan nunduk aja buat nutupin muka gw yang lebih mirip kabuki ini. biarpun begitu, gw tetep narsis foto2.
saat itu juga gw magabut. makan gaji buta. merasa ga ikhlas disuruh jadi pagar ayu. di tempat penerimaan tamu, gw malah main games atau malah dengerin mp3 sambil makanin semua hidangan di situ. di samping gw ada panggung musik yang penyanyinya bencong semua. makin bolot lah gw hari itu seharian denger lagu dari sound system. gedebag-gedebug...jedag-jeduk!!!
8 jam gw jadi pagar ayu. tanpa sedikitpun terlihat ayu. mungkin dalam hati periasnya bilang gini pas ngerias gw :
duh, bedak mahal gw abis cuma buat dempul satu orang ini doank. mana bibirnya juga lebar bikin lipstick boros deh.
giwang yang gw pake ilang satu. bajunya juga kotor gara2 noda makanan. kondenya lepas2 rambutnya, berantakan gitu. ini tanda2 gw sukses ngerusakin barang pinjeman. kain yang gw pake juga sobek depannya gara2 langkah gw yang lebar.
"aduh mbak, jalannya biasa aja kali. ga usah dibikin2 gitu." kata mbak2 periasnya.
gw ga terima lah cara jalan gw yang gemulai kayak gulai gitu dibilang dibikin2. gw balikin aja gini : dibikin2 gimana? gw kan ga biasa jalan cimit2 gini mbak!
eeehhh...sodara2 gw malah bilang : dasar batak! (gara2 muka gw muka batak. padahal setau gw muka itu ga bisa menunjukkan suku. gw kadang suka ngaca apa iya di muka gw ada danau tobanya sehingga gw dibilang batak).
banyak damn yang gw ucapkan hari itu.
Saturday, June 21, 2008
Pendatang Baru...Eng Ing Eng!
hai,salam kenal
gw selviana rahayu. atas ketidaksimetrisan otak temen2 gw, sering juga dipanggil komet (kata fize,rambut gw panjang banget kyk ekor komet). atau pilus (kalo ini biasanya keluarga gw.kenapa?karena dulu waktu kecil katanya pipi gw halus.haha.ga ngebayangin seandainya waktu kecil dulu mata gw belo.bisa2 gw dipanggil talo.terus nenek gw yg udah ga perawan itu bakal bilang ke bokap gw..."kamu kok ngasih nama panggilan kesayangan kayak nama penyakit ayam?".yeah,you know...tetelo maksudnya). atau seleb (kalo ini mah gw sendiri yg kasih nama karena gw sadar banget sama muka).
tadinya kelas 3 SMA di SMAN 3 Setiabadui...eh,Setiabudi maksudnyah...tapi,alhamdulillah sekarang udah menyandang gelar ALUMNI.yap,baru saja dilantik.uhuy!
gw selviana rahayu. atas ketidaksimetrisan otak temen2 gw, sering juga dipanggil komet (kata fize,rambut gw panjang banget kyk ekor komet). atau pilus (kalo ini biasanya keluarga gw.kenapa?karena dulu waktu kecil katanya pipi gw halus.haha.ga ngebayangin seandainya waktu kecil dulu mata gw belo.bisa2 gw dipanggil talo.terus nenek gw yg udah ga perawan itu bakal bilang ke bokap gw..."kamu kok ngasih nama panggilan kesayangan kayak nama penyakit ayam?".yeah,you know...tetelo maksudnya). atau seleb (kalo ini mah gw sendiri yg kasih nama karena gw sadar banget sama muka).
tadinya kelas 3 SMA di SMAN 3 Setiabadui...eh,Setiabudi maksudnyah...tapi,alhamdulillah sekarang udah menyandang gelar ALUMNI.yap,baru saja dilantik.uhuy!
Subscribe to:
Posts (Atom)
